Cara Membersihkan Casing Silikon Ponsel

60

BEGINI.ID –

Membersihkan casing silikon ponsel sangat penting karena di sini banyak kuman dan kotoran yang mengendap. Anda bisa memakai air dan sabun untuk membersihkan silikon, dan semua pembersih keras harus dihindari. Kalau terdesak, gunakan tisu desinfeksi untuk menyingkirkan bakteri dari casing. Gosoklah casing ponsel Anda sekali sebulan secara menyeluruh dan mendesinfeksinya minimal sekali seminggu.

Metode1Mencuci Casing Setiap Bulan

  1. 1Keluarkan ponsel dari casing untuk dibersihkan. Anda harus mengeluarkan casing ponsel silikon sebelum bisa dibersihkan secara menyeluruh. Regangkan sudut casing untuk menariknya dari ponsel. Teruskan mengangkat casing silikon di sekeliling ponsel sampai sepenuhnya lepas dari gawai.[1]
    • Usahakan tidak menarik silikon terlalu keras hingga rusak atau sobek.
  2. 2Tuangkan 1-2 tetes sabun cuci piring ke 240 ml air hangat. Larutan terbaik untuk membersihkan casing silikon adalah air sabun. Masukkan sabun cuci piring ke secangkir air hangat sehingga sabun larut dengan baik. Aduk sampai air agak berbusa.[2]
  3. 3Celupkan sikat gigi bersih ke air sabun dan gosok casing. Rendam sikat gigi bersih dalam air sabun selama 1-2 menit, lalu gosokkan pada casing silikon. Gosok casing secara melingkar kecil. Fokuslah pada noda atau kerak di casing untuk membuatnya sebersih mungkin.[3]
    • Celupkan sikat gigi kembali ke air sabun setiap beberapa detik untuk memastikannya bersih secara menyeluruh.
  4. 4Taburkan sejumput soda kue pada noda atau kotoran membandel. Soda kue dapat membantu mengangkat minyak, kotoran, dan noda membandel di casing ponsel. Taburkan sedikit soda kue langsung ke bagian yang kotor. Teruskan menggosok dengan sikat gigi. [4]
  5. 5Bilas case secara menyeluruh dengan air keran. Kalau sudah selesai menggosok, bilas air sabun dari casing dengan air keran. Usahakan memakai air hangat alih-alih air dingin atau panas. Gosok casing dengan lebih lembut ketika dibilas untuk memastikan tidak ada sabun yang tertinggal.[5]
  6. 6Biarkan casing sepenuhnya mengering sebelum dipasang kembali ke ponsel. Kalau casing dipasang kembali dalam keadaan lembap, ponsel Anda bisa rusak dan ditumbuhi jamur. Tepuk-tepukkan tisu pada casing untuk menyingkirkan sebanyak mungkin air. Lalu, diamkan casing selama satu jam untuk memastikannya kering dan siap digunakan.[6]
    • Kalau Anda terdesak waktu, coba keringkan casing ponsel dengan pengering rambut selama beberapa detik pada setelan terendah.
  7. 7Bersihkan casing sekali sebulan untuk meminimalkan kuman dan bakteri. Ponsel biasanya digunakan setiap hari, yang artinya minyak dan bakteri sering berpindah antara tangan dan gawai Anda. Jadi, minimalkan jumlah bakteri dan kuman dengan membersihkan casing ponsel luar dalam sekali sebulan. Caranya, pasang alarm pengingat atau catat di kalender atau agenda Anda.[7]

Metode2Mendesinfeksi Casing Setiap Minggu

  1. 1Keluarkan ponsel dari casing untuk memastikan semua kuman bisa dibersihkan. Mendesinfeksi hanya bagian luar casing tidaklah efektif karena bakteri bisa tertinggal di ponsel dan casing. Selalu lepaskan casing dari ponsel supaya bisa disanitasikan sepenuhnya. Pastikan untuk mengincar kuman di bagian dalam dan luar silikon untuk hasil terbaik.[8]
  2. 2Lap casing dengan tisu desinfeksi minimal sekali seminggu. Gosokkan tisu desinfeksi di seluruh bagian dalam dan luar permukaan casing. Diamkan casing selama beberapa menit sampai kering. Kalau sudah, pasang kembali ke ponsel.[9]
    • Cara ini juga bagus untuk mendesinfeksi casing dengan cepat seandainya menyentuh kuman.
  3. 3Gosokkan casing dengan isopropil alkohol untuk membunuh kuman, kalau tidak memiliki tisu desinfeksi. Usapkan kapas yang dibasahi alkohol pada permukaan dalam dan luar casing ponsel untuk membunuh kuman yang ada.[10]
    • Alkohol gosok akan menguap dalam hitungan detik setelah diusapkan.
  4. 4Pasang casing kembali ke ponsel kalau sudah kering. Pastikan tidak ada kelembapan yang tersisa di casing supaya tidak merusak ponsel. Tunggulah selama beberapa menit ekstra untuk memastikan casing sepenuhnya kering sebelum dipasang kembali ke ponsel.
  5. 5Hindari memakai produk pembersih keras untuk casing. Produk pembersih yang kuat dan terkonsentrasi dapat menyebabkan silikon rusak. Usahakan tidak memakai pembersih keras untuk casing ponsel. Pembersih ini termasuk:[11]
    • Pembersih rumahan
    • Pembersih jendela
    • Pembersih yang mengandung amonia
    • Pembersih yang mengandung hidrogen peroksida
    • Semprotan aerosol
    • Pelarut

Tips

  • Berhati-hatilah dalam membersihkan casing kalau dilengkapi kristal, manik-manik, atau dekorasi lainnya.
  • Pakailah casing silikon warna gelap sehingga nodanya tidak mudah terlihat.

Peringatan

  • Jangan merebus casing untuk mendesinfeksinya karena silikon akan menyusut.
  • Cat yang berasal dari pakaian biasanya permanen pada silikon.[12]